Memiara hewan ternak, bagi sebagian besar petani Rembang adalah “wajib” hukumnya. Pasalnya, selain sebagai bentuk investasi, bagi para petani, hewan ternak terutama sapi juga merupakan “mesin hidup” untuk membajak sawah. Dahulu, sebagian masyarakat kita menyebut sapi dengan istilah rojo-koyo , yang berarti rajanya kekayaan. Banyak sedikitnya rojo-koyo , merupakan penanda kemapanan seorang petani. Semakin banyak mereka memelihara sapi, maka dapat dipastikan semakin mapan pulakehidupan mereka. Begitu juga sebaliknya.
Comments
Post a Comment