Gerpram Bagikan Stiker Perangi HIV

Sedikitnya 40 anggota penegak gerakan praja muda karana (Pramuka) di Kecamatan Kota Rembang mengikuti kegiatan seminar penanggulangan HIV/AIDS yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.17 Rembang di Gedung Binangkit, komplek pendopo rumah dinas Bupati Rembang, Senin (13/12) pagi.

Ketua Bidang Humas Kwarcab Rembang, Mohammad Daenuri saat membuka acara menegaskan, pramuka merupakan organisasi independen dan tidak berbau politik. Oleh karenanya, pramuka harus mandiri dan tampil sebagai pionir dalam upaya penanggulangan penyakit sosial masyarakat khususnya bagi remaja.

"Menjadi anggota pramuka adalah sangat mulia dan menjadi suatu kebanggaan. Karena itu, pramuka harus selalu tampil di depan dalam segala bidang terutama turut serta menangkal pengaruh buruk kemajuan iptek bagi generasi muda," ujarnya.

Daenuri menyebut pengaruh buruk yang saat ini sangat menghawatirkan bagi generasi muda adalah penyebaran virus HIV/AIDS yang disebabkan oleh sex bebas dan narkoba.

Ia berharap, anggota pramuka di Kabupaten Rembang dapat menjadi salah satu elemen utama yang siap memerangi berbagai dampak negatif globalisasi utamanya sex bebas, penyalahgunaan narkotika, obat-obat psikotropika dan bahan adiktif lainnya yang semua berpotensi terhadap penyebaran virus HIV/AIDS.

"Yang terpenting sterilkan diri dan lingkungan sekitar dari pengaruh buruk narkoba dan pergaulan bebas yang beresiko terhadap penularan virus HIV/AIDS. Itu yang harus dilakukan oleh semua anggota pramuka di Rembang untuk memerangi HIV," pesannya.

Usai seminar, para peserta menggelar aksi pembagian stiker yang berisi ajakan untuk mencegah dan memerangl bahaya HIV/AIDS kepada para pengguna jalan serta menempelkannya ke sejumlah kendaran yang melintas di kawasan Jalan Gatot Subroto, Rembang. (Rom)

Comments

Popular posts from this blog

Simental Dan Limosin Jadi Idola

Keramat Jati Makam Sunan Geseng

Pesugihan Nyai Puspo Cempoko, Benarkah ada di Kabongan?